MEMBANGUN
JARINGAN PEER TO PEER DAN CLIENT SERVER
BY:
MIRALDA SAFIRA IX-6/18
PENGERTIAN
PEER TO PEER :
Peer to Peer adalah suatu teknologi sharing (pemakaian
bersama) resource dan service antara satu komputer dan komputer yang lain. pengertian
yang lebih tepat mengenai peer to peer (p2p) adalah sistem terkomputerisasi
Client-Server dimana suatu komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai
server, sehingga memungkinkan komunikasi dan pertukaran resource antara dua
komputer secara langsung (real time).
MEMBANGUN JARINGAN PEER TO PEER
Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat
saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpa perantara.
Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber daya komputer dapat
digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali dan pembagian hak akses.
Setiap komputer
dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendiri sekalipun komputer yang tidak
bekerja atau beroperasi. Masing-masing Komputer tidak terikat dan tidak
tergantung pada komputer lainnya. Komputer yang digunakan pun bisa beragam dan
tidak harus setara, karena fungsi komputer dan keamanannya diatur dan dikelola
sendiri oleh masing-masing komputer.
Tipe jaringan ini
cocok digunakan untuk membangun jaringan komputer skala kecil seperti di rumah,
di dalam sebuah ruangan kerja, lab komputer sekolah dan lain-lain. Peer to Peer
ini umumnya dipakai dalam membangun jaringan berbasis workgroup yang menerapkan
fungsi sharing atau bagi pakai penggunaan hardware dan software, karena pada
tipe ini biasanya tidak memerlukan pengaturan keamanan dan kendali antara
masing-masing komputer.
PENGERTIAN CLIENT SERVER :
Pengertian Client-Server : Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan
komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain. Setiap
instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan
setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server.Data yang
diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering
disebut database server, seperi misalnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL
Server.
Sistem client server didefinisikan sebagai
sistem terdistribusi, tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1.Servis (layanan)
• Hubungan
antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
• Pemisahan
fungsi berdasarkan ide layanannya
• Server
sebagai provider, client sebagai konsumen
2. Sharing
resources (sumber daya)
• Server
bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses
bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3.
Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris )
•
Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan
dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request
dari client.
4.
Transparansi lokasi
• Proses
yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang
berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.
5.
Mix-and-Match
• Perbedaan
server client platforms
6. Pesan
berbasiskan komunikasi
• Interaksi
server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan
jawaban.
7.
Pemisahan interface dan implementasi
• Server
bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang
diterbitkan tidak berubah.
Perbedaan Tipe
Client-Server:
1.File Servers
• File server
vendors mengklaim bahwa mereka pertama menemukan istilah client-server.
• Untuk sharing
file melalui jaringan
2.Database Servers
• Client
mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database server,selanjutnya hasil
perintah SQL dikembalikan.
• Server
menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta
dan kemudian semua record dikembalikan pada client.
3.Transaction
Servers (Transaksi Server)
• Client meminta
remote procedures yang terletak pada server dengan sebuah SQL database engine.
• Remote
procedures ini mengeksekusi sebuah grup dari SQL statement
• Hanya satu
permintaan / jawaban yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi
4.Groupsware
Servers
• Dikenal sebagai
Computer-supported cooperative working
• Manajemen
semi-struktur informasi seperti teks, image, , bulletin boards dan aliaran
kerja
• Data diatur
sebagai dokumen
5.Object
Application Servers
• Aplikasi
client/server ditulis sebagai satu set objek komunikasi
• Client objects
berkomunikasi dengan server objects melalui Object Request Broker (ORB)
• Client meminta
sebuah method pada remote object
6.Web Application
Servers (Aplikasi Web Servers)
• World Wide Web
adalah aplikasi client server yang pertama yang digunakan untuk web.
• Client dan
servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.
Client server local &
secara geografis:
Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan
bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam
satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau
LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer
to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik
sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya
satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai
workstation.
Client server lokal
Sedangkan LAN secara geografis maksudnya adalah local area network yang
mencakup suatu gedung, bangunan dan lain-lain.
Manfaat LAN.
• Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
• Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
• File-file data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses dari
semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat dibuat
berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
• File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
• Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
• Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
• Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail &
Chat.
• Bila salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua atau
sebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan Internet atau
mengirimkan fax melalui 1 modem.